POLA ARGUMENTASI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 13 BANJARMASIN (ARGUMENTATION PATTERN ON NATURAL SCIENCE LEARNING IN SMPN 13 BANJARMASIN)

Authors

  • Rizky Amanda Yogaswara Universitas Lambung Mangkurat
  • Maya Istyadji Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizky Febriyani Putri Universitas Lambung Mangkurat
  • Syubhan Annur Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.31002/nse.v4i1.1846

Keywords:

Argumentasi, Pembelajaran IPA, Analisis Toulmin.

Abstract

Proses pembelajaran yang berkualitas tercipta apabila peserta didik dan guru berperan aktif di dalamnya. Berargumen merupakan salah satu bentuk keaktifan dalam proses pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan dan mengidentifikasi pola argumentasi peserta didik dalam pembelajaran IPA. (2) Mendeskripsikan peran guru dalam proses pembelajaran untuk memicu argumentasi dalam kelas. Pengumpulan data menggunakan pengamatan dan dokumentasi untuk memperoleh data argumentasi dalam kelas dengan menggunakan analisis argumen Toulmin. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola argumentasi di kelas hanya mencapai pada pola 1. Peran guru masih belum bisa menggali kemampuan berargumentasi peserta didik. Berdasarkan hasil penelititan diperoleh simpulan bahwa pola argumentasi dalam proses pembelajaran IPA hanya mencapai pada pola 1. Guru berperan memfasilitasi peserta didik selama proses belajar mengajar untuk memicu argumentasi dalam kelas.

References

Ahmadi, Abu, & Supatmo. 1991. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Erduran, S., Simon, S., & Osborne, J. (2004). TAPing into Argumentation: Developments in the Application of Toulmin’s Argument Pattern for Studying Science Discourse. Science Education, 88(6), hlm. 915-933.

Gunawan, Iman. 2013. Metode Penelitiaan Kualitatif: Teori dan Pratilik. Jakarta: Bumi Aksara.

Inch, S.E.,& Warnick, B. (2006). Critical Thinking And Comunication ,the use of reason in argumen, Pearson Education.

Kind, P. M., Kind, V., Hofstein, A., & Wilson, J. (2011). Peer Argumentation in the School Science Laboratory Exploring effects of task features. International Journal of Science Education, 33(18), hlm. 2527-2558.

Sampson, V., Grooms, J. & Walker, J. P. (2010). Argument-Driven Inquiry as a Way to Help Students Learn How to Participate in Scientific Argumentation and Craft written Arguments: An Exploratory Study. Science Education, 95(2), hlm. 217-257.

Simon, S., Erduran, S. & Osborne, J. (2006). “Learning to Teach Argumentation: Research and Development in The Science Classroom”. International Journal of Science Education, 28(2), hlm. 235-260.

Subiyanto. 1988. Pendidikan Ilmu Pengetahuanm Alam. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Sumaji, dkk. 1998. Pendidikan Sains yang Humanistis. Yogyakarta: Kanisius.

Suyono & Hariyanto, 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Trianto. 2011. MODEL PEMBELAJARAN TERPADU konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2021-08-07

Issue

Section

Articles